0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sopir Mogok, Siswa Diangkut Truk Polisi

Para siswa diangkut dengan truk milik kepolisian untuk berangkat dan pulang sekolah (Dok. Timlo.net/Putra)

Sukoharjo – Mogok massal dari para sopir angkutan umum di Sukoharjo mengakibatkan para siswa kesulitan mendapatkan transportasi untuk ke sekolah. Para siswa ini terpaksa harus diangkut dengan truk milik Kodim dan kepolisian untuk berangkat dan pulang sekolah.

Kasatlantass Polres Sukoharjo, AKP Maryadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 12 armada dimiliki Polres dan dari Kodim untuk mengangkut para siswa. Ke 12 armada sebagian besar truk ini disebar di beberapa wilayah tujuan seperti Bulu, Tawangsari, Solo Baru, Polokarto dan daerah lain.

“Kami siapkan sekitar 12 armada dari semua yang dimiliki dan ditambah dari truk Kodim yang kami sebar di beberapa titik tujuan para siswa. Selain itu, kami juga mengangkut penumpang lain yang terlantar karena tidak mendapat angkutan,” ungkap AKP Maryadi, Rabu (19/11).

Sementara itu, salah seorang siswa, Kusuma Ayu Satiti mengaku kesulitan untuk bersekolah jika tidak ada angkutan umum. Pasalnya, ia dan sebagian temannya tak bisa ke sekolah naik sepeda motor lantaran belum punya surat izin mengemudi (SIM).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, mogok massal dilakukan para sopir angkutan umum ini sebagai reaksi atas naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai Selasa (18/11). Para pengusaha angkutan umum tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) meminta pemerintah agar subsidi BBM untuk angkutan umum tetap diberlakukan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge