0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Kerusuhan, Warga Tutup Pintu Masuk Kampung

Warga tutup pintu masuk kampung (Dok. Timlo.net/Setyo)

Solo – Sejumlah warga Nusukan dan Kadipiro mengaku masih trauma atas perusakan dilakukan oleh ribuan orang dari kelompok perguruan beladiri Selasa (18/11) dini hari. Sebagai langkah antisipasi, banyak pintu masuk kampung ditutup menggunakan bambu guna menghindari kerusuhan.

Warga Kadipiro, Seno, mengatakan dirinya beserta warga lain mengaku cukup trauma dengan kerusuhan melibatkan banyak massa. Pasalnya, banyak warga tak bersalah jadi korban.

“Kondisi tadi malam itu sangat mencekam, bahkan warga di sini bingung mau berbuat apa. Ditambah lagi ada yang sempat masuk kampung dan melempari rumah warga,” terangnya, Selasa (18/11) siang.

“Malam ini, isu yang berkembang di luar akan ada penyerangan lagi dengan jumlah massa lebih besar. Oleh karena itu, warga sini ingin mengurangi aktivitas dan menutup pintu masuk kampung sebagai langkah antisipasi,” tambah Seno.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge