0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tarif Angkutan Kota Karanganyar Naik 10%

Angkutan kota (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar – Kenaikan tarif angkutan dalam kota Karanganyar disepakati sebesar sepuluh persen dari sebelumnya. Hal itu diketahui usai dilakukan pertemuan antara pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Karanganyar dengan sejumlah pelaku armada angkutan umum di kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karanganyar, Rabu (19/11).

Dengan kenaikan sebesar itu, ditetapkan tarif sementara angkutan umum, baik perkotaan maupun pedesaan di Karanganyar sebesar Rp 500. Tarif ini diberlakukan sembari menunggu penetapan resmi berdasarkan Peraturan Bupati.

“Kementerian sudah menyampaikan imbauannya maksimal kenaikan sepuluh persen. Kami mengacu aturan yang ada, yakni batas atas dan batas bawah. Silakan pelaku jasa ekonomi bermain di kisaran tersebut. Artinya dibebaskan untuk bersaing di posisi mana,” ungkap Ketua Organda Karanganyar, Tri Haryadi, usai melakukan pertemuan di kantor Dishubkominfo Karanganyar, Rabu (19/11).

Sejak hari pertama usai diberlakukannya tarif baru bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sejumlah angkutan umum telah menaikkan tarif sebesar Rp 500. Disebutkan, para pelaku jasa angkutan umum tak bisa menunggu kajian dari bupati. Pasalnya, jika operasi dihentikan bisa berakibat kekacauan.

“Saya mengimbau LLAJ untuk menertibkan tarif tersebut di setiap angkot. Supaya masyarakat tidak bingung dan pelaku transportasi tidak seenaknya melakukan,” tandas Tri Haryadi.

Saat ditanya soal aksi mogok sejumlah angkutan di daerah lain, Tri mempersilakan pada masing-masing daerah. Namun, pihaknya lebih memikirkan dampak mogok secara luas seperti kerugian harus ditanggung awak angkutan.

“Kami memilih solusi yang saling menguntungkan nggak ada yang dirugikan,” jelas Tri Haryadi.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge