0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Main PS Saat Jam Sekolah, 18 Pelajar Diciduk

Petugas Satpol PP Sragen memeriksa handphone pelajar yang kedapatan membolos saat jam sekolah di Kantor Satpol PP, Rabu (19/11) (Dok. Timlo.net/Agung)

Sragen – Sebanyak 18 pelajar SMA dan SMK terjaring razia petugas Satpol PP Sragen, Rabu (19/11). Mereka terjaring lantaran membolos dan nongkrong di tempat persewaan Play Station (PS) dan pinggir jalan saat jam pelajaran sekolah berlangsung.

Belasan pelajar SMA/SMK itu oleh petugas dijaring di sejumlah tempat, antara lain sekitar SMP Negeri 3 Sragen, perempatan Teguhan, Kecamatan Sragen dan di salah satu rental PS di daerah Gandil, Sragen. Satu persatu pelajar ketahuan membolos diangkut ke dalam truk dan kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Sragen, Sukamto menyatakan, para pelajar berhasil dijaring selanjutnya diberikan pembinaan. Pihaknya juga mengundang guru dan wali/orang tua ke Kantor Satpol PP untuk mengadakan pembinaan bersama. Selain itu siswa kerap membolos itu juga diminta mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Anak-anak yang membolos ini kami berikan pembinaan bersama guru dan orang tuanya diundang. Kami ajak bicara bersama untuk melakukan pembinaan,” kata Sukamto.

Kantor Satpol PP, petugas juga memeriksa handphone (HP) milik pelajar untuk mengetahui apakah mereka menyimpan gambar atau video tak pantas. Selain itu, bagi pelajar berambut gondrong, petugas juga memotong rambut mereka.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge