0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dampak Kenaikan BBM

40 % Perusahaan Transportasi Solo Terancam Bangkrut

Organda Solo aksi tolak kenaikan harga BBM (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Sekitar 30 – 40% perusahaan moda transportasi di Kota Solo terancam bangkrut sebagai dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) lantaran ketentuan kenaikan tarif angkutan umum yang ditentukan oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda) sebesar 10% tidak akan bisa menutup biaya pengelolaan.

“Kalau tarif hanya naik sekitar 10%, tentu saja tidak bisa mengimbangi mahalnya spare part dan lain-lain,” ujar Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr Anton Agus Setyawan SE MSi saat bertemu wartawan, di Solo, Rabu (19/11).

Adanya kenaikan tarif hanya sebesar 10% itu, menurut Anton yang juga Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS, kalaupun ada perusahaan angkutan umum yang mengaku bisa menutup biaya pengelolaan, sebenarnya hanyalah untuk mempertahankan hidup saja.

Oleh karena itu, kata Anton, pemerintah perlu mengucurkan subsidi untuk pengadaan spare part. Pemberian subsidi itu tidak melanggar ketentuan, karena bisa dikatakan pemberian subsidi pada sector produksi.

“Selain itu, pemerintah daerah juga perlu member insentif pajak atau retribusi terhadap angkutan umum,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge