0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Protes Kenaikan BBM

Organda Mogok, Pemkot, TNI dan Polri Siagakan Armada

Sejumlah sopir angkuta di Solo menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM di DPRD Solo, Rabu (19/11) (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Menghindari terlantarnya penumpang, akibat aksi mogok organisasi angkutan darat (Organda), Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Kota Solo Yosca Herman Sudradjad memerintahkan kepada jajarannya untuk tetap melayani masyarakat pengguna tansportasi umum. Pihaknya mengatakan bahwa hal itu dilakukan supaya tidak ada pihak-pihak yang dirugikan dengan aksi ini.

“Tadi ada beberapa bus milik pemerintah yang sudah kita operasikan untuk mengangkut penumpang selama aksi mogok ini berlangsung,” ungkap Yosca, Rabu (19/11) siang di halaman Balaikota.

Selain armada milik Pemkot, pihaknya juga dibantu dengan mobil dan truk milik TNI dan Polri yang juga disiagakan untuk menghindari penumpang yang tidak terangkut. Armada bantuan itu akan disiagakan dan menyisir koridor-koridor yang biasa dilewati oleh Batik Solo Trans (BST).

“Akibat aksi, angkutan yang beroperasi tinggal 30 persem dari 350 unit, jadi saat jam sekolah kita menyisir penumpang koridor satu dan dua, menggunakan sejumlah armada dari Dishubkominfo, Satpol PP, Pangkalan Udara Adi Soemarmo, Polres dan Kodim,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge