0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Makan Biskuit dan Kue Bisa Rusak Memori

Kue. (Dok: Timlo.net/Daily Mail. )

Timlo.net—Lemak yang ditemukan pada beberapa biskuit, kue dan makanan olahan bisa menimbulkan efek berbahaya untuk ingatan manusia, kata para peneliti.

Lemak itu yang dikenal sebagai lemak trans digunakan pada makanan olahan dan restoran untuk memperbaiki tekstur, mengawetkan atau menambah rasa. Lemak ini dibuat dari hidrogen yang ditambahi dengan minyak sayuran untuk membuatnya lebih padat. Oleh karena itu, mereka seringkali disebut minyak terhidrogenasi.

Sekarang ini, sebuah penelitian yang melibatkan seribu pria sehat berusia di bawah 45 tahun, menemukan bahwa mereka yang makan banyak lemak trans memiliki skor rendah dalam tes memori. Hubungan ini terlihat setelah memasukkan faktor usia, pendidikan dan depresi.

Pemimpin penelitian Dr. Beatrice Golomb, dari Universitas California, San Diego School of Medicine berkata: “Lemak trans dihubungkan secara kuat dengan ingatan yang memburuk pada pria muda dan paruh baya selama masa mereka bekerja. Dari sisi kesehatan, konsumsi lemak trans menyebabkan kegemukan, agresi dan penyakit jantung. Seperti yang sering saya katakan pada pasien saya, lemak trans meningkatkan usia makanan tapi mengurangi usia manusia.”

Tim peneliti ini menyelidiki orang-orang dewasa yang bebas dari penyakit jantung. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner soal pola makan. Dari kuesioner itu, para peneliti memperkirakan konsumsi lemak trans peserta penelitian.

Untuk mengakses memori, para peneliti memberikan 104 kartu berisi kata-kata. Masing-masing peserta harus menyatakan apakah sebuah kata adalah kata baru atau duplikat dari kartu sebelumnya. Setiap lemak trans ekstra yang dikonsumsi dihubungkan dengan 0,76 kata yang salah diingat oleh peserta.

Untuk mereka yang makan lemak trans dalam jumlah paling tinggi, mereka salah menebak 11 kata. Jumlah kata yang berhasil ditebak dengan benar rata-rata berjumlah 86, menurut penelitian yang dipresentasikan di American Heart Association’s Scientific 2014 di Chicago.

Lemak trans secara luas dianggap sebagai lemak paling buruk untuk jantung, bahkan lebih buruk dibandingkan dengan lemak jenuh.

Sumber: Daily Mail.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge