0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Ekonomi Perlu Redefinisi Konsep

Konferensi Nasional Ekonomi dan Bisnis (KNEB) 2014 di Kampus UMS, Pabelan (dok.timlo.net/tyo eka)
Solo – Pembangunan ekonomi Indonesia paska Orde Baru (Orba) memerlukan redefinisi konsep. Pembangunan ekonomi bukan lagi menjadi prioritas pasca rejim Orba. Kegaduhan politik dan mekanisme demokrasi dikritik menjadi penyebab pembangunan ekonomi menjadi kehilangan arah.
“Salah satu masalah kronis dari lambannya pembangunan ekonomi paska Orba adalah buruknya tata kelola organisasi di Indonesia,” jelas Ketua Panitia Konferensi Nasional Ekonomi dan Bisnis (KNEB) 2014, Dr Anton Agus Setyawan MSi, di sela-sela acara KNEB 2014 Perguruan Tinggi Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Pabelan, Kartasura,Sukoharjo, Rabu (19/11).Anton mengemukakan, dalam laporan World Competitiveness Report 2013 menunjukkan perkembangan positif karena peringkat daya saing Indonesia naik ke posisi 38. Kenaikan peringkat daya saing tersebut seharusnya memberikan hal yang positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia.

 “Namun alih-alih perkembangan ekonomi yang membaik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak pernah melebihi angka 6% paska Orba,” jelasnya.

Selain itu, masalah lain, menurut Anton adalah kualitas pertumbuhan ekonomi didominasi oleh konsumsi. Pertumbuhan industri Indonesia saat ini oleh industri keuangan dan jasa dengan angka di atas 7%, Sedang industri pengolahan hanya tumbuh 3% per tahun.

Anton menyatakan, masalah struktur ekonomi saat ini memiliki tiga masalah utama, yakni kemiskinan, angka pengangguran tinggi dan ketimpangan distribusi pendapatan belum terselesaikan. Masalah struktur ini ditambah lagi dengan neraca perdagangan yang rawan defisit karena lambannya pertumbuhan industri dan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Akar permasalahan itu memerlukan solusi multidimensi. Salah satu pendekatan yang dianggap bisa memberi arahan bagi pembangunan ekonomi adalah penataan kelembagaan,” jelasnya.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge