0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengeroyok Polisi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Solo (Dok.Timlo.net/ Iwan Kawul)

Solo — Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa kasus pengeroyokan anggota Polresta Solo, Deni Setianto Putro alias Gepeng (32) dan Guntur Yulianto Putro (24) dengan hukuman dua tahun enam bulan penjara, Senin (17/11). Keduanya dinilai terbukti melakukan pengeroyokan terhadap anggota Unit Reskrim Polsek Jebres, Brigadir Sangsaka Wibisono hingga mengalami luka serius.

Ketua Majelis Hakim, Sinuraya saat ditemui wartawan mengatakan, keduanya didakwa dengan pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP. Berdasarkan fakta dipersidangan, kata Sinuraya, Deni warga Baturan RT 002/RW 005, Colomadu, Karanganyar, dan Guntur warga Sumber RT 001/RW 004, Sumber, Banjarsari, Solo, terbukti secara sah dan meyakinkan mengeroyok korban menggunakan parang dan tongkat yang mengakibatkannya luka berat.

“Terdakwa Deni kami vonis dua tahun enam bulan dan yang Guntur kena dua tahun,” jelas Sinuraya, baru-baru ini.

Vonis yang dijatuhkan kepada kedua terdakwa lebih ringan dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Wan Susilo Hadi yang menjatuhkan tuntutan hukuman penjara selama tiga tahun penjara.

“Kemungkinan kami menerima, karena para terdakwa juga menerima. Menurut saya vonis itu sudah tepat,” kata Wan.

Sementara itu, rekan terdakwa, Isti Setyaningrum alias Mey (33) warga Perum Ngringo, RT 03/ RW 21, Ngringo, Jaten, Karanganyar divonis hukuman satu tahun dua bulan penjara pada sidang lainnya. Perbuatan perempuan itu dinilai hakim terbukti memenuhi unsur sebagaimana dalam dakwaan Pasal 304 KUHP tentang Meninggalkan Orang yang Perlu Ditolong.

“Untuk rekan terdakwa bernama Yuniar Arya Wijaya alias Gendut (28) warga Sawahan Baru RT 05/ RW 09, Purbayan, Baki, Sukoharjo sudah divonis atau belum saya tidak mengetahui. Berkasnya terpisah dan dipegang JPU yang lain,” aku Wan.

Seperti diketahui, pengeroyokan terjadi saat Brigadir Sang Saka Wibisono berniat membantu penyelesaian utang antara temannya Reza asal Sragen dengan Mey. Saat bertemu Mey di Jalan Pakel Kelurahan Sumber RT 04/ RW 09, Banjarsari, Solo, Sang Saka langsung dibacok dan dianiaya oleh keempat orang terdakwa. Hingga akhirnya, korban dilarikan ke rumah sakit dan menderita luka serius.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge