0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terancam Dipecat

Polisi Solo Jadi Tersangka Kasus Narkoba

(ilustrasi) Tersangka kasus shabu-shabu menjalani pemeriksaan polisi (dok.timlo.net/iwan wahyu)

Solo — Penyidik Satresnarkoba Polresta Solo menetapkan anggota satuan Samapta Bhayangkara (Satsabhara) Briptu ES sebagai tersangka. Penetapan tersebut menyusul dengan ditemukannya barang haram jenis Shabu saat Propam Polresta setempat melakukan penggeledahan di tempat kosnya di kawasan Kebonan RT 03/RW 03, Sriwedari, Laweyan, Solo, Senin (3/11) lalu.

Kasatnarkoba Polresta Solo Kompol Kristiyono saat dihubungi wartawan mengemukakan tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), dan Pasal 127 UU No. 35/2009 tentang Narkotika.

“Briptu ES telah ditetapkan sebagai tersangka. Perbuatannya memenuhi unsur tindak pidana penyalahgunaan Narkoba,” terang Kasatnarkoba, Rabu (19/11).

Terpisah, Kasi Propam Propam Polresta Solo AKP Riyadi mengatakan, proses hukum terhadap tersangka Briptu ES terus berlanjut. Selain itu, Kata Kasi Propam, tersangka juga akan menghadapi penindakan secara internal dari pihak Kepolisian. Hanya saja, upaya itu menunggu proses hukum diperadilan umum yang dihadapi ES. Jika telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan umum dan berkekuatan hukum tetap, maka akan dilanjutkan dengan sidang Komisi Kode Etik Profese (KKEP).

“Ancaman hukuman terberat pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” kata Kasi Propam.

Sebelumnya diberitakan, Briptu ES ditangkap satuan Propam Polresta Solo di kamar kosnya di kawasan Kebonan Kebonan RT 03/RW 03, Sriwedari, Laweyan, Solo, Senin (3/11) lalu. Kejadian tersebut bermula saat Briptu ES tidak masuk dinas tanpa keterangan selama tiga hari berturut-turut.

Lantaran curiga, satuan Propam langsung meluncur ke tempat kos Briptu ES untuk mengecek keberadaannya. Namun, saat dilakukan pemeriksaan satuan Propam menemukan dua paket bungkusan kecil yang ternyata adalah barang haram jenis shabu. Hingga akhirnya, Briptu ES digelandang ke Mapolresta Solo untuk menjalani pemeriksaan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge