0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasca Bentrok Nusukan, PSHT Solo Minta Maaf

PSHT dan BMI berdamai di Mapolresta Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Ketua Komisariat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Solo, Eddy Wirabhumi mengungkapkan permintaan maafnya kepada publik atas kerusakan dan jatuhnya korban pada bentrokan di Nusukan, antara pihak PSHT dan Barisan Muda Indonesia (BMI) atau lebih dikenal DMC.

“Kita telah duduk bersama dan mengevaluasi kejadiannya. Kami dari PSHT Solo sudah mati-matian mencegah adanya tindak kekerasan itu, tapi karena itu bukan orang-orang kami, kami tidak didengarkan, karena itu orang bukan dari Solo. PSHT Solo tidak ada yang keluar tadi malam,” ungkap Eddy Wurabhumi, usai penandatanganan kesepakatan damai antara kedua belah pihak di halaman Mapolresta Solo, Selasa (18/11) malam.

Pihaknya mengatakan, dari pengamatan yang dilakukan pada saat kejadian, ada yang benar-benar anggota PSHT, namun juga banyak yang bukan anggota, dan hanya mengenakan atribut PSHT. Secara organisasi, lanjut Eddy, PSHT tidak pernah mengeluarkan perintah untuk melakukan aksi ini.

“Ini bukan secara organisasi, kalau secara organisasi maka pasti kami dari pengurus tahu adanya aksi ini. Namun karena ini menyangkut nama PSHT maka kami meminta maaf kepada para korban dan masyarakat Solo,” paparnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton Surakarta (LHKS) mengatakan bahwa pihaknya telah mencoba menghindari kejadian tersebut tidak terjadi.

“Kami akan mencoba menahan jika memang ada kelompok yang mengatasnamakan PSHT, namun jika kami sudah tidak bisa menahan, dan hal ini terjadi lagi maka saya minta petugas kepolisian untuk melakukan tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge