0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disdik Sragen Kecam Pemukulan Siswa oleh Wakasek

Ilustrasi anak korban kekerasan (dok.merdeka.com)

Sragen – Peristiwa pemukulan terhadap empat siswa SMK Negeri 1 Sambirejo, Sragen mendapat kecaman keras dari Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Apapun alasannya, tindakan dilakukan oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Sambirejo, Anik Sundari itu tak bisa dibenarkan.

“Seperti main pukul, tampar itu tidak benar. Makanya saya mau konfirmasi ke sana (sekolah), mau bina seperti itu,” kata Kepala Disdik Sragen, Moh Sauman kepada wartawan di sela menghadiri Road Show Keselamatan Berlalu Lintas di Polres Sragen, Selasa (18/11).

Sauman menyatakan, melaksanakan hukuman kepada siswa bandel dan sulit diatur tak harus melalui cara-cara kekerasan seperti memukul atau menendang. Hal itu sama sekali tak dibenarkan dalam dunia pendidikan.

Untuk itu, pihaknya juga berencana menemui pihak sekolah untuk mengetahui duduk perkara sebenarnya. Termasuk cara ditempuh guru bersangkutan serta pihak sekolah dalam memberikan peringatan kepada empat siswa korban pemukulan.

Menanggapi masalah termasuk sudah masuk ranah hukum, Sauman menyatakan, lebih baik bila penyelesaian kasus ditempuh secara kekeluargaan. Masalah itu masih bisa dibicarakan antara pihak sekolah, guru, siswa dan orangtua siswa.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang Wakasek SMK Negeri 1 Sambirejo, Anik Sundari telah memukul empat siswanya dengan menggunakan hak sepatu hingga kepalanya bocor. Kasus ini merupakan preseden buruk dalam dunia pendidikan di Bumi Sukowati.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge