0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Raskin Ditunda, Pemkot Diminta Lakukan Sosialisasi

Pembagian Raskin (Dok.Timlo.net/ Rori)

Solo – Jajaran Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo meminta pemerintah kota (Pemkot) setempat melakukan sosialisasi terkait dihentikannya program beras untuk keluarga miskin (Raskin) dari pemerintah pusat. Sosialisasi itu agar program beras miskin daerah (Raskinda) tetap bisa berjalan dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Solo, Putut Gunawan mengatakan, dari hasil konsultasi ke Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, program Raskin ditunda tanpa batas waktu mulai 2015.

“Raskin ditunda dulu dengan alasan sistem yang berjalan saat ini tidak jelas datanya. Banyak temuan beras yang kualitasnya tidak sesuai,” katanya kepada wartawan, Selasa (18/11).

Putut memaparkan, belum ada kejelasan sampai kapan penundaan itu diberlakukan. Pasalnya, dari pemerintah pusat juga tidak memberi batas waktu.

Menanggapi penundaan Raskin, Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti memastikan program Raskinda di 2015 tetap berjalan, meski Raskin ditunda sementara.

“Terkait penundaan sementara itu, para penerima Raskin perlu diberikan sosialisasi dulu. Sosialisasi itu agar nantinya tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

Hartanti menambahkan, jika sosialisasi dilakukan dengan baik, ia meyakini penghentian sementara prigram Raskin tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge