0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sudah Naik, Harga BBM Mau Dinaikkan Lagi?

Antre BBM di SPBU (dok.timlo.net/setyo pujis)

Timlo.net – Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi sebesar Rp. 2000 per liter dimungkinkan belum final. Pemerintah membuka peluang BBM subsidi akan naik lagi beberapa waktu mendatang.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberi sinyal kembali menaikkan harga BBM subsidi tahun depan. Dari penjelasan JK, nantinya kenaikan harga BBM tergantung harga minyak dunia.

Jika harga minyak dunia menembus USD 110 per barel, maka kenaikan harga BBM harus dipertimbangkan lagi. Saat ini harga minyak dunia masih bertahan di USD 80 per barel.

“Kalau cuma naik USD 10 per barel kita nggak perlu lah naikkan lagi. Tapi kalau sudah lebih dari USD 30 per barel kenaikannya (USD 80 + USD 30) baru akan kita hitung lagi,” ucap JK di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (18/11).

Pemerintah juga mempertimbangkan memberi subsidi tetap pada BBM. Berbeda dengan skema subsidi saat ini yang mengacu subsidi harga.

Nantinya, jika harga minyak dunia bergejolak maka pemerintah tidak harus merevisi harga BBM. Sebab, arga secara otomatis harga BBM bergerak fluktuatif mengikuti harga pasar.

Mantan Ketua umum Partai Golkar ini mencontohkan, pemerintah akan memberi subsidi sebesar Rp 1.000 per liter. Jika terjadi kenaikan harga minyak dunia maka masyarakat yang harus menanggung kenaikan harga BBM dalam negeri.

“Tahun depan akan kita pertimbangkan untuk subsidi tetap, jadi misalnya subsidi Rp 1.000 saja, kalau harga minyak naik maka ikut naik, kalau turun ikut turun, jadi subsidi tetap,” tutupnya.[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge