0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BBM Naik, Penjual Bensin Eceran Sepi

Penjual bensin eceran (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diumumkan Presiden Jokowi, Senin (17/11) malam mulai berdampak. Hari pertama pasca kenaikan tersebut, sejumlah penjual bensin eceran mengeluhkan sepinya penjualan.

Salah seorang penjualan bensin eceran di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Paryanti mengatakan, sebelum BBM naik biasanya hingga tengah hari dirinya bisa menjual lebih dari 15 botol premium eceran. Namun pagi hingga tengah hari ini dirinya hanya mampu menjual tiga botol saja.

“Baru laku tiga botol, padahal biasanya bisa 15 botol,” keluhnya.

Paryanti menambahkan, kenaikan yang sangat mendadak tersebut membuat dirinya bingung menentukan harga BBM eceran tersebut. Pasalnya jika selisih harga dengan stasiun pengisian pompa bensin terlalu tinggi dirinya takut dagangannya tidak akan laku.

“Saya juga nunggu pedagang lain akan menjualnya dengan harga berapa. Hingga pagi tadi suami saya yang biasa kulakan saja masih belum yakin kalau harga sudah naik,” katanya kepada wartawan, Selasa (18/11).

Sementara itu, Emi, pedagang bensin eceran lainnya, mengatakan memang hari ini omzet penjualannya menurun. Biasanya, tambah Emi, hingga siang hari dirinya bisa menjual hingga 10 botol namun hari ini hingga siang hanya mampu menjual 5 botol.

“Mungkin masih stok pemilik motor masih banyak dari antri tadi malam, jadi penjualan masih sepi,” tuturnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge