0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasca BBM Naik, Bursa Saham Masih Alami Tren Positif

ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi mendapat respon positif di Pasar Saham tanah air. Namun, tren tersebut hanya bersifat sementara saja.

Head Of Research MNC Securities Edwin Sebayang melihat, respons positif tersebut hanya bersifat sementara. Kenaikan harga BBM bakal mengerek inflasi lebih tinggi.

“Kalau menurut saya lebih ke jangka pendek. Sifat logisnya begitu. Nanti kan inflasi naik. Kayaknya ini hanya euforia. Ini kan dialihkan ke infrastruktur. Ini kan belum ada penjelasan infrastruktur yang mana. Menurut saya ini hanya bersifat sementara,” ujar Edwin, Selasa (18/11).

Menurut dia, ada sentimen yang lebih besar ketimbang kenaikan harga BBM subsidi yaitu pertumbuhan ekonomi global yang masih akan mempengaruhi pergerakan pasar saham terutama perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

“Jadi pergerakan ekonomi global juga bakal mempengaruhi indeks. Ini berbanding terbalik dengan respons kenaikan harga BBM yang kecil,” kata dia.

Seperti diketahui, harga BBM subsidi resmi dinaikkan sebesar Rp 2.000 per liter. Untuk itu, harga BBM jenis premium menjadi Rp 8.500 per liter dan harga BBM jenis solar menjadi Rp 7.500 per liter.[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge