0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Naikkan Harga BBM, Jokowi Dikritik Pedas

Presiden Joko Widodo (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendapat respon bervariatif. Banyak kalangan mendukung, tak sedikit pula mengkritisi kenaikan harga BBM.

Wasekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan salah satunya. Ia tak habis pikir kenapa Presiden Jokowi menaikkan harga BBM tergesa-gesa.

Menurutnya, rakyat belum siap menerima hal ini karena tarif dasar listrik dan harga gas elpiji baru saja naik.

“Mestinya Jokowi kaji lebih dalam lagi. Cermati kondisi rakyat yang sudah kena kenaikan BBM tahun lalu, dan tahun ini listrik, gas juga naik,” ujar Ramadhan, Selasa (18/11).

Ramadhan menilai, Jokowi sudah kehilangan sensitifitas terhadap rakyat kecil semenjak dilantik jadi Presiden. Dia yakin kenaikan ini rakyat kecil sudah kehilangan kepercayaan kepada Jokowi.

“Dampak kenaikan BBM, Jokowi kehilangan trust dari rakyat. Dia dianggap tidak pro wong cilik. Dia lupa janjinya melindungi rakyat lemah,” terang dia.

Ramadhan pun menyinggung janji Jokowi yang ingin berantas mafia Migas, namun rupanya justru menaikkan BBM subsidi. Dia menyebut, Jokowi sebagai presiden yang raja tega terhadap rakyatnya.

“Rakyat menagih janjinya berantas mafia migas. Eh, mafianya belum disikat, dianya kebelet naikin BBM. Ehh, minyak dunia pun lagi turun-turunnya pula. Benar-benar, raja tega,” pungkasnya. [dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge