0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wakasek Pukul 3 Siswa hingga Kepalanya Bocor

Ilustrasi anak korban kekerasan (dok.merdeka.com)

Sragen – Seorang Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMK Negeri 1 Sambirejo, Sragen terpaksa berurusan dengan polisi. Pasalnya dia diduga melakukan pemukulan terhadap empat siswanya menggunakan hak sepatu. Akibatnya tiga siswa di antaranya harus dilarikan ke Puskesmas Sambirejo lantaran kepalanya berdarah, Senin (17/11).

Kejadian itu berawal saat Wakasek Bidang Kesiswaan, Anik Sundari hendak mengatur barisan siswa menjelang dilaksanakannya upacara bendera di halaman SMK Negeri 1 Sambirejo. Di saat upacara hendak dimulai masih ada beberapa siswa kelas X belum masuk barisan dan masih bergerombol.

Melihat itu, Anik berusaha mengingatkan siswa agar segera masuk barisan untuk mengikuti upacara. Rupanya mereka tak mengindahkan peringatan itu, sehingga membuat Anik marah.

Dia lantas mendatangi siswa, secara spontan melepas sepatu dipakainya dan memukul empat siswa sampai mengeluarkan darah. Kejadian itu sontak mengundang perhatian guru dan siswa lain saat itu tengah berada di lapangan.

Kasus itupun kemudian ditangani Polsek Sambirejo tak jauh dari lokasi sekolah. Bahkan Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri juga datang ke Polsek untuk mengecek secara langsung peristiwa pemukulan.

Di depan Kapolres, Anik mengaku khilaf dan menyesal atas kejadian itu. Sambil terisak dia mengaku kesal lantaran siswa-siswanya tak mau diatur menjelang dilaksanakan upacara.

“Saya mendatangi dan melepas sepatu saya kemudian satu persatu saya pukul. Saya khilaf,” katanya sambil terisak.

Kapolres Dwi Tunggal Jaladri sendiri menyatakan, pelaku telah mengaku melakukan pemukulan terhadap siswanya. Namun, pihaknya belum menyampaikan langkah hendak ditempuh. Kasus itu masih dalam proses penyelidikan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge