0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nekat Gunakan Trotoar, Lapak PKL bakal Dibongkar

(Dok. Timlo.net/Aditya)

Klaten – Aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Senin (17/11), mendatangi satu persatu pedagang kaki lima (PKL) di beberapa ruas trotoar kota setempat. Mereka memberikan peringatan lisan kepada para PKL agar tak lagi berjualan di atas trotoar.┬áJika masih nekat, aparat gabungan tak segan-segan membongkar lapak dagangan mereka.

Kasi Ops dan Pengendalian Lapangan Satpol PP Klaten, Bambang Saptono mengungkapkan, sejak 14 hari lalu pihaknya telah melayangkan surat tertulis berupa peringatan agar tidak berjualan lagi di trotoar. Pasalnya, para PKL melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 1993 tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3).

“Hari ini kami kembali mendatangi para PKL sebab kami telah melayangkan surat teguran sebanyak tiga kali. Jika besok, Selasa (18/11), masih berjualan di lokasi terlarang ini, maka kami tak segan untuk membongkar lapak mereka,” ungkapnya, Senin (17/11).

Pantauan Timlo.net, aparat gabungan dari Satpol PP dan Dishub Klaten menyisir ruas trotoar di Jalan Bali, Jalan Irian, Jalan Andalas dan seputaran Alun-alun Kota Klaten. Meski sempat terjadi adu mulut, sebagian PKL menyanggupi permintaan petugas gabungan.

Sementara Kepala Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas Dishub Klaten, Wagiya Gambir, menerangkan penertiban para PKL ini bertujuan untuk kelancaran arus lalu-lintas di dalam Kota Klaten. Selain itu, para PKL juga mengganggu kenyamanan hak pejalan kaki.

“Jalan ini satu arah. Jika ada pembeli yang berhenti dan menepi, pasti ruas jalan menjadi sempit dan mengundang kemacetan,” terang Wagiya Gambir, di ela penertiban di Jalan Andalas, Klaten, tempat mangkal PKL durian.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge