0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Naskah Kuno Perpustakaan Masjid Agung Dimakan Rayap

Naskah Kuno Perpustakaan Masjid Agung (Dok. Timlo.net/Daryono)

Solo – Tumpukan ratusan naskah tua berwarna sampul kecoklatan tampak disendirikan di ruang Perpustakaan Masjid Agung Solo. Ditulis dengan aksara arab pegon, naskah-naskah kuno itu tampak tak terawat. Bahkan, sebagian besar di antaranya telah dimakan rayap dan rusak karena penyimpanan terlalu lembab.

Salah satu naskah kuno dibuka Timlo.net tertulis dibuat pada 1346 H. Dengan demikian, saat ini naskah itu sudah berusia 90 tahun (1346 H-1436 H). Meski tergolong parah, beruntung ratusan naskah kuno peninggalan Paku Buwana (PB) X sudah disendirikan agar kerusakannya tak semakin parah.

“Kerusakan ini karena lembab dan rayap. Saya belum bisa menaksir berapa yang rusak. Saya berharap yang masih ada ini, masterpiece-nya bisa didigitalisasi,” kata Pengurus Masjid Agung Bidang Perpustakaan dan Remaja, Purnomo Subagyo kepada Timlo.net, Senin (17/11).

Menurut dia, agar tak semakin parah penyimpanan naskah kuno itu harus segera dibuatkan rak khusus dengan pola penyimpanan berbeda.

Disinggung langkah ke depan, Purnomo mengatakan pihaknya berencana menggandeng ahli filologi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Museum Radyapustaka untuk menentukan langkah ke depan bagaimana penanganan naskah kuno itu. Langkah ini sekaligus untuk memperhitungkan anggaran diperlukan.

Sementara Wakil Ketua DPRD Solo, Umar Hasyim turut melihat langsung kondisi naskah kuno itu mengaku prihatin dengan banyaknya naskah sudah rusak parah.

“Ini kan menyangkut naskah kuno yang nilai filosofinya tinggi. Naskah itu kan tidak bisa diulang. Kami harap naskah-naskah kuno yang tersisa bisa diselamatkan,” jelasnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge