0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Lempar Muridnya hingga Gegar Otak

Ilustrasi anak korban kekerasan (dok.merdeka.com)

Sukoharjo – Seorang siswa SMPN 3 Nguter Sukoharjo terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Panti Waluyo Solo. Tri Aji Bayu Seto (15) diduga mengalami gegar otak akibat dilempar tempat sampah oleh seorang guru tepat di dahinya.

Paman korban, Susilo mengatakan, saat ini pihak keluarga tengah fokus pada kondisi kesehatan korban. Pasalnya, korban mendapat luka cukup serius di dahinya. Kondisi korban saat dibawa ke RSU juga sempat muntah-muntah dalam perjalanan.

“Kami tidak berpikir selain untuk kesembuhan anak kami dahulu, yang penting Tri bisa pulih dulu. Kami khawatir karena dugaannya gegar otak,” katanya, Senin (17/11).

Sementara itu, Kepala Desa Daleman, Sudarman menceritakan kejadian menimpa Tri Aji Bayu Seto dari laporan diterimanya. Korban mengalami luka di bagian dahinya ketika ada seorang guru diduga emosi dan melempar tempat sampah plastik ke arah korban dan teman-temannya pada Senin (17/11) pagi.

Saat itu, lanjut Sudarman, upacara bendera segera dimulai. Korban dan teman-temannya bergerombol di depan kelas dan tidak segera masuk ke lapangan.

Salah seorang guru, Budi Santoso beberapa kali memperingatkan mereka agar segera masuk ke lapangan, namun tampaknya peringatan itu tak digubris hingga akhirnya sang guru emosi dan melempar tempat sampah ke arah mereka. Namun tempat sampah dari plastik itu mendarat tepat di kepala korban hingga terjatuh dan kepalanya membekas salah satu sudut tempat sampah.

Budi Santoso sendiri sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian mengakibatkan salah seorang muridnya dirawat di rumah sakit.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge