0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

1.500 RTLH di Sragen Digelontor Rp 7,5 Miliar

Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, saat meninjau salah satu RTLH di Desa Cepoko, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Senin (30/12). (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Sebanyak 1.500 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di 11 desa di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Sragen akan mendapat bantuan dari Pemkab Sragen. Anggaran yang dikucurkan untuk rhab RTLH itu total sebanyak Rp 7,5
miliar. Bantuan akan diserahkan pada Selasa (18/11) di Lapangan Desa Cepoko, Sumberlawang.

Kesebelas desa tersebut antara lain Desa Mojopuro, Ngandul, Hadiluwih, Jati, Pagak, Kacangan, Pandem, Ngargotirto, Ngargosari, Telogotirto dan Desa Cepoko.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sragen, Wangsit Sukono mengatakan, ada tiga prioritas dalam pelaksanaan pembangunan RTLH, yaitu atap, lantai dan dinding. Untuk proses pembangunannya sendiri akan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Menurutnya, bantuan tahun ini dipusatkan di kecamatan Sumberlawang dengan alasan masih banyak warga tidak mampu yang tinggal di RTLH. Bahkan masih ada warga yang tinggal bareng dengan hewan ternak di rumahnya.

“Kecamatan Sumberlawang dipilih karena masih banyak dijumpai ribuan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” terangnya.

Wangsit menjelaskan, setiap RTLH akan mendapat bantuan sebesar Rp 5 juta yang diambilkan dari APBD Perubahan 2014, sehingga  total anggaran yang dikucurkan Pemkab Sragen sebesar Ro 7,5 miliar.

“Bantuan untuk per RTLH sebesar Rp 5 juta akan ditransfer ke rekening masing-masing penerima dan tanpa potongan, sehingga tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaanya,” tegas Wangsit.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge