0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Tahun Jadi Polisi Gadungan, Dariyadi Akhirnya Ditahan

Dariyadi alias Ade bin Suparno, tersangka polisi gadungan diamankan polisi (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten —  Dua tahun mengaku sebagai aparat kepolisian, kedok Dariyadi alias Ade bin Suparno (34) warga Keron, Desa Delanggu, Kecamatan Delanggu, Klaten akhirnya berakhir di tangan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Klaten.

Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo mengungkapkan pelaku telah menjalankan aksinya seorang diri selama kurang lebih dua tahun. Dengan dalih sebagai anggota polisi, pelaku berhasil melakukan aksinya sebanyak 13 kali di wilayah hukum Kabupaten Klaten.

“Dengan membuntuti calon korban, pelaku menghentikan laju kendaraan. Kemudian ia menuduh si calon korban telah melanggar rambu lalu lintas, pengedar Narkoba atau uang palsu,” ungkapnya, dihadapan awak media, Senin(17/11).

Setelah menghentikan korban, lanjut AKBP Langgeng, pelaku meminta korban untuk membuat surat pernyataan. Pada saat membuat surat pernyataan tersebut, pelaku mengeledah tas dan mengambil barang berharga milik korban.

“Mengetahui tas korban bersisi barang berharga, pelaku pergi dengan alasan akan membeli materai dengan membawa barang berharga milik korban. Setelah ditunggu, ternyata pelaku tidak pernah kembali,” imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku meringkuk di sel tahanan Mapolres Klaten. Dia dijerat Pasal 378 dan 362 KUHP pidana tentang penipuan dan pencurian. Selain itu, Polres Klaten juga menyita satu unit sepeda motor, satu buah handphone, jeket dan tas berwarna hitam, sebagai barang bukti.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge