0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Pembunuhan Mahasiswa Unisri Dipenuhi Massa

(Ratusan massa memadati Pengadilan Negeri (PN) Solo, saat digelar sidang kasus pembunuhan mahasiswa Unisri)

Solo — Kuasa hukum terdakwa kasus pembunuhan mahsiswa Unisri, di kawasan Kadipiro RT 08/ RW 04 Banjarsari, Solo tidak mengajukan eksepsi (tanggapan) terkait dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kuasa hukum terdakwa yang diwakili  Badrus Zaman berencana melihat perkembangan fakta persidangan yang nantinya akan berkembang.

“Memang rencananya kemarin kami (pihak kuasa hukum tersangka —Red) akan mengajukan eksepsi. Namun, setelah mempelajari berkas kasus maka kami saat ini tidak akan mengajukan eksepsi terlebih dahulu. Kami akan melihat fakta-fakta di persidangan terlebih dahulu untuk digunakan menyusun pledoi nanti,” terang Badrus usai digelarnya sidang di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Senin (17/11) siang.

Disinggung terkait dakwaan yang dijeratkan kepada kliennya tersebut, Badrus mengemukakan bahwa dakwaan yang dibacakan JPU di persidangan pada Rabu (12/11) pekan lalu telah sesuai. Maka dari itu, pihaknya akan fokus pada pledoi yang akan diajukan mendatang.

“Dakwaan yang dijeratkan sudah sesuai yakni dakwaan alternatif,” kata Badrus.

Sementara itu, dari pantauan Timlo.net, sidang yang berlangsung singkat tersebut dihadiri ratusan massa anggota perkumpulan beladiri. Mereka memaksa untuk dapat menyaksikan dan masuk ke ruang sidang dengan terdakwa Asep Buchoiri (21) dan Lutfi Tejo Putranto (33) warga Kadipiro RT 08/RW 04 Banjarsari, Solo.

Namun, pihak kepolisian yang telah bersiaga sejak pagi dengan sigap langsung melakukan negosiasi. Negosiasi sempat berlangsung alot. Pihak Polresta Solo yang diwakili Kasat Binmas Kompol Yuliana akhirnya membuat kesepakatan dengan kelompok beladiri. Mereka  diizinkan masuk dan menyaksikan jalannya sidang dengan catatan mematuhi tata tertib dan tidak membuat keonaran.

“Kalau semuanya kan tidak muat ruang sidangnya. Jadi, hanya perwakilan dan kami memilih sekitar 20 orang dari perkumpulan beladiri tersebut,” terang Kasat Bimnas Kompol Yuliana.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge