0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musim Hujan, Waspadai Virus Penyakit Menular!

Camat Selogiri, Bambang Haryanto (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Datangnya musim hujan perlu mendapat kewaspadaan lebih. Utamanya di wilayah-wilayah endemik bencana seperti bencana tanah longsor dan banjir.

Tanah longsor di wilayah Selogiri, Wonogiri pada lereng gunung, utamanya dipicu dari retakan tanah akibat kebakaran pada musim kemarau lalu. Pihak kecamatan setempat selain mewaspadai bencana alam, tak kalah pentingnya adalah mewaspadai merebaknya wabah DBD dan Flu Burung (Virus AI), mengingat Selogiri merupakan daerah perbatasan.

Hal itu diungkapkan Camat Selogiri Bambang Haryanto saat dijumpai di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (17/11). Menurutnya, kewaspadaan akan bencana alam tanah longsor dan banjir saat ini diintensifkan mengingat kondisi topografi wilayah Selogiri terdapat pegunungan.

“Perlu kewaspadaan untuk pegunungan sekitar Selogiri. Pasalnya kemarau kemarin banyak hutan terbakar, jadi banyak retakan tanah. Itu bisa memicu longsor dan banjir, dimana sungai-sungai saat ini sedimentasinya sudah sangat mengkhawatirkan. Maka kita perlu antisipasi sekaligus kita akan melakukan sejumlah perbaikan,” ungkap Bambang Haryanto.

Dikatakan, pada bulan Januari hingga Februari 2015 kemungkinan curah hujan meningkat. Pihaknya pun sudah mengantisipasi bencana alam tersebut dengan menggandeng sejumlah SKPD terkait.

Dia menyebut, sejumlah wilayah di Kecamatan Selogiri merupakan endemik bencana longsor. Di antaranya Desa Sendang Ijo, Jendi, Keloran, Kepatihan, Pare. Sedang wilayah endemik banjir di antaranya Desa Gemantar, Singodutan, Nambangan, Jaten, Kailancar dan sebagian Sendangijo.

“Sebenarnya sudah ada BPBD namun lantaran ada suatu hal, maka kita koordinasi dengan Muspika, Disnakperla, Muspindes dan dinas terkait dalam hal antisipasi penanggulangan bencana,” katanya.

Masih lanjut Bambang, pihaknya juga tidak mau kecolongan dengan ancaman bahaya lainnya. Di antaranya merebaknya virus DBD, AI dan Chikungunya di wilayah Selogiri.Dengan datangnya musim penghujan, virus dengan leluasa berkembang biak.

“Ini sangatlah penting dan perlu perhatian khusus yakni kita sangat perlu sekali mewaspadai adanya menularnya virus khususnya dari hewan ternak, paling tidak agar dipastikan kebersihan. Apalagi Selogiri merupakan daerah perbatasan, atau pintu masuk Wonogiri, dengan mobilitas tinggi.Maka kita akan koordinasi dengan Disnakperla Wonogiri,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge