0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepala DPU Karanganyar Ditahan, Proyek Tetap Jalan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar telah mengantongi kandidat yang bakal ditunjuk sebagai pelaksana teknis Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar. Pasalnya,  Pri Haryanto, Kepala DPU Karanagnyar saat ini ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Instruksi Gubernur (Ingub) Jawa Tengah pada 2003/2004 lalu.

Meski demikian, pihak Pemkab bakal menunggu kepastian berupa surat resmi guna pembahasan lebih lanjut soal penunjukan pelaksana teknis tersebut.

“Kalau sudah masuk ke kita, maka akan kita bahas. Kewenangannya ada di Bupati, dan sudah ada nama kandidatnya,” ungkap Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat ditemui wartawan usai laga persahabatan sepakbola antara jurnalis dan Muspida, Minggu (16/11).

Rohadi menambahkan, kandidat terpilih nanti diambil berdasarkan kriteria berupa pemahaman aspek infrastruktur yang berhubungan dengan pekerjaan umum. Terkait durasi pelaksana teknis nanti, akan dikaji lebih lanjut.

“Karena belum ada kepastian, apakah penahanan kepala dinas sekarang 20 hari atau kurang atau justru lebih dari itu, ada beberapa pertimbangan nanti. Nanti akan segera kita tindak lanjut. Sesegera mungkin setelah surat keluar lalu ada penunjukan,” ujarnya.

Terkait ketiadaan Kepala DPU akibat penahanan tersebut, Rohadi mengakui hal tersebut membawa pengaruh lantaran yang bersangkutan merupakan pimpinan. Namun demikian, hal tersebut tak mengganggu pengerjaan proyek infrastruktur yang tengah berjalan.

Disebutkan Rohadi, proyek pengerjaan di Taman Pancasila dan Alun-Alun pun tetap berjalan.

“Misalnya di Taman Pancasila, untuk agenda ulang tahun nanti bisa digunakan namun terlebih dahulu dibersihkan. Sesudah itu baru akan dipasang keramik, kalau harus dipasang sekarang tidak akan selesai tepat waktu. Takutnya rusak kalau dipaksakan. Ini sudah lumayan bagus lah, nanti tinggal bagaimana tim teknis untuk pengawasan selanjutnya,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge