0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Air Mata Iringi Pelepasan Jenazah Kepala BPBD Wonogiri

Pelepasan jenazah Almarhum Kepala BPBD Wonogiri Muhammad Ainur Ridho (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Isak tangis serta suasana duka menyelimuti kediaman Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Muhammad Ainur Ridho, di Dusun Tandon, Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Senin (17/11).

Ribuan pelayat dari jajaran SKPD maupun kerabat dekat memadati kediamannya. Nampak pula Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, Dandim 0728/ Wonogiri Letkol Inf Mirza Eka Junaidi, anggota DPRD dan jajaran SKPD kabupaten tetangga,

Seperti diketahui, Muhammad Ainur Ridho mengalami kecelakaan saat trabas di wilayah Kabupaten Karanganyar bersama Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, Minggu (16/11)siang. Ia meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam jurang sedalam 30 meter. Rencananya, jenasah Kepala BPBD Wonogiri ini disemayamkan di kampung halamannya, Kudus.

Pria kelahiran 26 Oktober 1972ini  tutup usia genap 42 tahun. Dia meninggalkan 3 anak dan satu istri. Dimata rekan-rekan sejawatnya, pria pecinta trabas dan barang-barang antik ini dikenal loyal serta mempunyai sifat pekerja keras serta santun kepada siapapun. Kepergiannya membuat warga sekitar dan pejabat Pemkab Wonogiri merasa kehilangan.

Dalam pidato sambutannya Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, sesaat sebelum jenasah Muhammad Ainur Ridho diberangkatkan ke Kudus, mengajak bersama-sama mendoakan agar arwah Almarhum diterima disisi Allah.SWT.Dia juga mengatakan sangat kehilangan akan sosok pejabat Wonogiri yang tulus mengabdikan hidupnya demi Wonogiri.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge