0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Produksi Turun, Penambang Emas Selogiri Alih Profesi

Aktifitas penambangan emas di Desa Jendi Selogiri Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri – Menurunnya hasil produksi emas membuat sejumlah penambang di Desa Jendi Kecamatan Selogiri beralih profesi. Sebagian penambang memilih lokasi tambang emas baru, sedang lainnya memilih merantau atau menggarap sawah di awal musim hujan.

Seperti diutarakan Bedor, penambang emas di Dusun Geritan, Desa Jendi Kecamatan Selogiri. Sekira lima bulan lalu, ada belasan kelompok penambang beroperasi di sebelah Utara Bukit Randu Kuning. Namun, kini tinggal dua kelompok saja. Adapun kelompok lainnya sudah pergi, mencari lokasi-lokasi baru.

“Kami sudah sampai di kedalaman 25 meter, tidak bisa lebih dalam lagi karena peralatannya terbatas. Dulu banyak penambang, sekarang tinggal dua kelompok, lainnya memilih merantau atau menggarap sawah,” katanya, Minggu(16/11).

Penambangan tidak dilanjutkan lantaran bebatuan mengandung emas mulai menipis dan penggalian terlalu dalam rawan risiko longsor. Dikatakan, penghasilan mereka kini jauh menurun dibanding lima bulan lalu. Sekarang satu orang penambang hanya memperoleh dua gram emas perminggu. Lima bulan lalu, seorang penambang bisa memperoleh dua gram emas hanya dalam waktu satu atau dua hari saja.

“Kalau kurang dari dua gram seminggu, kami rugi,” ucap Bedor.

Terpisah, Kepala Desa Jendi, Suharni mengatakan, banyak warga terpaksa berhenti menambang. Sebab, hasilnya mulai menurun dan tidak sesuai dengan tenaga dihabiskan.

“Masih bertahan itu penambang yang sudah lama punya lubang dan dalam. Mereka pindah merantau atau menggarap sawah. Kalau menambang dalam seminggu paling-paling cuma dapat satu atau dua gram saja. Hanya cukup untuk menyambung hidup,” katanya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge