0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengeroyok Polisi Dituntut 3 Tahun Penjara

(Ilusrasi) penganiayaan (dok.merdeka.com)

Solo – Dua terdakwa kasus pengeroyokan anggota Polresta Solo Brigadir Sangsaka Wibisono, yakni Deni Setianto Putro alias Gepeng (32), warga Baturan RT 02 RW 05, Colomadu, Karanganyar dan Guntur Yulianto Putro (24), warga Sumber RT 01 RW 04, Sumber, Banjarsari, Solo dituntut hukuman tiga tahun penjara. Perbuatan keduanya memenuhi unsur dakwaan primer Pasal 170 ayat 2 ke-2 KUHP tentang kekerasan terhadap orang dan barang di depan umum.

Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wan Susilo Hadi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Solo, pekan lalu. Dalam sidang diketuai Majelis Hakim Sinuraya, keduanya terbukti telah melakukan tindak penganiayaan di Jalan Pakel Kelurahan Sumber RT 04 RW 09, Banjarsari, Solo pada 14 Juni 2014 lalu hingga mengakibatkan korban (Brigadir Sangsaka Wibisono) mengalami luka berat.

“Perbuatan kedua terdakwa memenuhi unsur dakwaan primer. Tuntutan tiga tahun penjara kami nilai sudah setimpal dengan perbuatan mereka,” papar Wan.

Sementara itu, dua terdakwa lainnya juga diduga ikut melakukan penganiayaan, Isti Setyaningrum alias Mey (33), warga Perum Ngringo, RT 03 RW 21, Ngringo, Jaten, Karanganyar dan Yuniar Arya Wijaya alias Gendut (28), warga Sawahan Baru RT 05 RW 09, Purbayan, Baki, Sukoharjo didakwa dalam berkas terpisah atau splitzing.

Sebelumnya diberitakan, pengeroyokan terjadi saat Brigadir Sang Saka Wibisono berniat membantu penyelesaian hutang antara temannya Reza asal Sragen dengan Mey. Saat bertemu Mey di Jalan Pakel Kelurahan Sumber RT 04 RW 09, Banjarsari, Solo, Sang Saka langsung dibacok dan dianiaya oleh keempat orang terdakwa. Hingga akhirnya korban dilarikan ke rumah sakit dan menderita luka serius.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge