0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jamur Sukoharjo Tembus Pasar Nasional

Petani jamur (Timlo.net - Putra)

Sukoharjo – Setiap bulan, klaster petani jamur di Sukoharjo mampu menghasilkan 250 ton jamur kuping dan jamur tiram segar siap jual. Hasil panen melimpah ini guna memenuhi kebutuhan pasar di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Ketua klaster petani jamur setempat, Marsono mengatakan, hasil panen jamur dari Sukoharjo sudah menembus Pulau Bali, Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi dalam dua tahun terkahir. Sedangkan untuk pasar di Pulau Jawa sudah semua daerah  mengambil jamur dari Kota Makmur.

“Kami setiap bulannya bisa menghasilkan minimal 250 ton jamur yang didistribusikan ke seluruh daerah di Pulau Jawa dan sebagian ke Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi,” ungkapnya, saat ditemui awak media di Kampung Jamur Polokarto, Minggu (16/11).

Marsono menabahkan, jamur sebanyak itu merupakan hasil panen dari petani jamur anggota klaster petani jamur Sukoharjo sebanyak 50 petani dan 30 petani nonklaster. Rata-rata setiap petani mampu menghasilkan jamur kuping dan jamur tiram segar dua ton hingga tiga ton setiap bulan.

Dengan harga jual dari petani untuk jamur kuping biasa sekira Rp 7000 perkilogram dan jamur tiram Rp 8000 perkilogram. Perputaran uang di sektor pertanian jamur mencapai angka Rp 1,9 miliar setiap bulan.

Bagi siapa saja ingin membuka usaha untuk memambah pendapatan, mungkin dengan bertani jamur menjadi salah satu pilihan patut diperhitungkan. Mengingat pasar masih terbuka lebar dan hampir tidak ada hama untuk jenis tanaman ini.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge