0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Purwanto Yudhonagoro, Bekerja Tulus dan Ikhlas

TUNJUKKAN PENGHARGAAN-General Manager Lorin Solo Hotel, Purwanto Yudhonagoro, menunjukkan penghargaan Excellent Brand Award (EBA) 2013 ()

Solo – Selaku salah satu pemain industri perhotelan terkemuka, eksistensi Lorin Group tentunya tak lepas dari sentuhan Purwanto Yudhonagoro SE MPar CHA. Hotel di bawah naungan PT Lor International Hotel (LIH) ini bisa dibilang berhasil melakukan penetrasi pasar dengan baik. Indikasinya bisa dilihat lewat peningkatan awareness di kalangan masyarakat.

Ya, sejak setahun silam Purwanto Yudhonagoro mendapat amanah menempati jabatan General Manager Lorin Solo Hotel. Tak berselang lama, dirinya pun didaulat mengisi kursi Direktur Utama PT LIH sekaligus mengendalikan operasional Syariah Hotel Solo dengan jabatan General Manager.

Namun tahukah Anda, kesuksesan ayah satu anak ini menempati posisi strategis di industri perhotelan bukannya diraih tiba-tiba. Bahkan mungkin menyandang jabatan direktur utama di sebuah perusahaan tak pernah terlintas di benaknya.

Lantas bagaimana perjalanan karir sang peraih Certified Hotel Administrator dari Amerika? Berikut penuturan Purwanto Yudhonagoro saat berbincang dengan TimloMagz di Syariah Hotel Solo, baru-baru ini.

Selepas menamatkan pendidikan, Purwanto berhasrat mengabdi kepada negara lewat institusi TNI. Pria kelahiran Karanganyar inipun sempat mengikuti beberapa tahapan tes seleksi. Sayang, ia harus rela mengubur dalam-dalam impiannya berseragam militer lantaran gagal di tahap akhir.

Bukannya patah arang, Purwanto Yudhonagoro justru bangkit dan banting setir melamar ke sebuah hotel berbintang di Kota Solo. Suami Retno Sarah ini diterima di Hotel Sahid Solo (sekarang Hotel Sahid Jaya Solo) pada 1988.

Mengawali karir di front office sebagai seorang bellboy, Purwanto dengan tekun menjalani profesinya. Buah keuletannya inipun menuntunnya ke promosi jabatan lebih tinggi.

“Setiap tahun alhamdulillah karir saya selalu meningkat. Kuncinya adalah kita bekerja itu dengan tulus dan ikhlas. Jalani dengan penuh tanggungjawab dan selalu belajar, meng-improve diri kita, kemampuan kita,” kata pria kelahiran 2 Desember ini.

Bagi Purwanto Yudhonagoro, dunia perhotelan sangatlah menarik. Hotel adalah industri keramahtamahan, bagaimana membuat setiap orang merasa senang. Tidak hanya sekedar memfasilitasi tamu menginap ataupun makan di hotel saja, namun lebih dari itu. Tantangannya adalah bagaimana membuat setiap tamu merasa puas, sehingga mereka kembali lagi dan jadi pelanggan loyal.

Prinsip itu pulalah senantiasa ditanamkan pada setiap stafnya di berbagai departemen. 25 tahun menyelami seluk-beluk perhotelan di bawah bendera Sahid Group membuat ayah Agata Bella Lhaksmita ini paham betul bagaimana mengelola hotel.

Goal (tujuan-red) suatu perusahaan tidak semata-mata leader itu menguasai ilmu manajemen, tapi lebih dari itu. Bahkan saya selalu menganut filosofi Jawa ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani,” ujar Purwanto.

Di tengah kompetitifnya industri perhotelan Tanah Air, penikmat segala genre musik inipun senantiasa menjadi motor bagi setiap bawahannya. Bahkan, Purwanto tak segan turun langsung bersama tim pemasaran untuk mendapatkan klien. Ini dilakukan semata-mata untuk memberikan contoh kepada jajarannya.

Tak bisa dipungkiri, pertumbuhan hotel di Solo sangatlah masif. Sayangnya, situasi ini tidak dibarengi tingginya demand alias permintaan pasar, mengingat Kota Bengawan tak banyak memiliki sumberdaya alam termasuk point of interest alias tempat-tempat menarik.

Kendati demikian, segala keterbatasan itu menurut Purwanto Yudhonagoro bukanlah suatu kendala, pasalnya pasar bisa dibentuk. Oleh sebab itulah, dirinya tak bosan-bosan mengajak jajarannya berusaha keras menggaet tamu, salah satunya dengan memberikan pelayanan terbaik.

Ya, banyak makan asam garam di industri perhotelan membuat Purwanto senantiasa tertantang untuk terus berprestasi. Setelah berkutat lama di jaringan Sahid Group, di antaranya Hotel Sahid Jaya Solo, Kusuma Sahid Prince Hotel ataupun hotel jaringan Sahid di Lombok, Surabaya serta Yogyakarta, kini penghobi olahraga menembak dan offroad itu bertekad mengibarkan tinggi-tinggi bendera PT LIH.

Setelah ditunjuk sebagai direktur utama PT LIH melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 28 Agustus 2014 lalu, Purwanto Yudhonagoro berkomitmen menjadikan Lorin Group sebagai leading hotel chain di Indonesia pada 2019-2020.

Dengan pekerjaan tak bisa dianggap gampang ini, ia mengaku harus pintar-pintar membagi waktu. Apalagi saat ini, dirinya juga tengah menempuh studi program doktoral alias strata tiga di Universitas Sebelas Maret.

Di sela kesibukannya, Purwanto senantiasa berusaha membagi waktu untuk keluarga. Termasuk menyempatkan bergaul dengan sejumlah organisasi di mana ia terlibat di dalamnya seperti PHRI, Kadin, Dewan Industri, BPPIS, Depari, Pemuda Pancasila dan masih banyak lagi.

“Intinya bagaimana dengan keterbatasan yang ada, hidup kita ini bisa membuat orang lain bahagia. Kerja nggak neko-neko (tidak aneh-aneh), disiplin, penuh tanggung jawab dan jujur niscaya aman dan selamat di manapun,” kata dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta ini mengakhiri perbincangan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge