0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanah Air Diguncang Gempa, Jokowi Telepon Dari Australia

Presiden Jokowi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Gempa berkekuatan besar terjadi dua kali di kawasan Maluku dan Halmahera, Sabtu (15/11). Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menghubungi kepala BNPB Syamsul Maarif dari Australia.

“Beliau menghubungi kepala BNPB sekitar pukul 15.00 WIB. Dia ingin mengetahui langsung dari kepala BNPB terkait gempa Halmahera,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (15/11).

Sutopo mengatakan, Syamsul Maarif melaporkan kepada Jokowi bahwa SOP peringatan dini tsunami dan antisipasi yang ada telah berjalan dengan baik. Selain itu Syamsul Maarif juga melaporkan lima menit setelah gempa peringatan dini tsunami disampaikan melalui berbagai moda komunikasi yang ada oleh BMKG.

“Posko BNPB juga telah berkoordinasi dengan semua BPBD yang daerahnya berpotensi terkena tsunami. BPBD melaporkan kondisi yang ada di daerah masing-masing. Tim Reaksi Cepat BNPB bersama personel dari Kementerian PU, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan dan TNI saat ini berangkat ke lokasi,” katanya.

Sutopo memaparkan, meski tidak ada tsunami besar, pihaknya telah mempersiapkan bantuan seperti, pesawat terbang, logistik, dan tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana. Kesiapan tersebut, dapat digerakkan dalam waktu kurang dari 24 jam, yang ada di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan Lanud Abdulrahman Saleh Malang.

Sutopo menambahkan setelah menerima laporan tersebut Jokowi mengatakan,

“Alhamdulillah jika semua sudah tertangani dengan baik dan cepat. Tadi Gubernur sudah melaporkan juga kondisi yang ada di lapangan. Jika ada hal-hal yang diperlukan segera saja dikirim bantuan ke masyarakat,” tulis Sutopo.

Sesuai UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, disebutkan bahwa dalam kondisi normal Kepala BNPB menyampaikan laporan kepada Presiden minimum satu kali sebulan, sedangkan saat terjadi bencana dapat dilakukan setiap saat. [dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge