0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Kades Ponggok Bermula dari Masalah Sepele

Kantor Kepala Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Solo — Terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Junaedi Mulyono (37), bermula dari masalah sepele.

Informasi yang dihimpun, waktu itu Junaedi hendak mengeluarkan Honda Stream miliknya dari parkiran pertokoan tepi Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Pasar Harjodaksino, Serengan, Solo, dengan cara mundur. Pada saar bersamaan,

muncul mobil Toyota Harrier dari arah Solo Baru, Sukoharjo yang dikemudikan oleh korban (Rusdi). Lantaran kaget, Rusdi akhirnya langsung menginjak rem dan menghentikan mobilnya tepat dijalur mundur mobil Junaedi. Junaedi pun lantas juga menginjak rem dan menghentikan mobilnya, untuk memberi kesempatan kepada Rusdi untuk melaju.

“Nah, waktu itulah, si korban (Rusdi) mengeluarkan kata-kata yang mengisyaratkan kemarahannya lantaran kaget melihat ada mobil yang mundur tersebut,” terang Wakasatreskrim Polresta Solo AKP Ari Sumarwono kepada wartawan, Sabtu (15/11).

Setelah melemparkan kata-kata tersebut, kata Wakasatreskrim, Junaedi langsung naik pitam. Ia lalu mengejar mobil Toyota Harier yang dikemudikan Rusdi. Saat tepat berada dibelakang mobil yang ia kejar, Junaedipun sempat menyalakan lampu dim sebagai isyarat supaya Rusdi menghentikan laju mobilnya. Sampai akhirnya Junaedi menyalip Rusdi lalu mencegatnya.

“Keduanya lalu keluar dari mobil, pertengkaran terjadi kemudian mereka berkelahi. Korban mengalami luka parah di muka hingga harus dilarikan ke RS Kasih Ibu dan sempat opname. Tersangka memukul pakai tangan kosong,” jelas Wakasatreskrim.

Usai kejadian tersebut, korban akhirnya melapor ke Polresta Solo. Sebelumnya, korban belum tahu identitas korban. Namun, secara bersamaan ternyata Junaedi juga membuat laporan yang sama pada Kamis malam lalu. Setelah melakukan pemeriksaan saksi dan bukti, lalu pihak kepolisian menetapkan Junaedi yang juga Kepala Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten tersebut menjadi tersangka atas kasus penganiayaan.

Dari hasil pengamatan yang dilakukan, di papan tahanan Mapolresta Solo terdapat nama Junaedi alias Juned yang masuk pada tanggal 11 November lalu atas kasus pidana Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge