0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Penganiayaan

Kades Ponggok Terancam 5 Tahun Penjara

Kantor Kepala Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Solo — Penahanan Kepala Desa (Kades) Ponggok, Polanharjo, Klaten, Junaedi Mulyono (37) hampir seminggu terhitung sejak, Selasa (11/11) lalu. Dirinya ditahan lantaran menjadi pelaku penganiayaan warga Solo, bernama Rusdi (30).

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Guntur Saputro melalui Wakasatreskrim, AKP Ari Sumarwono mengatakan pelaku telah berstatus tersangka dan pihak Polresta Solo telah melakukan penahanan sejak Selasa (11/11) lalu. Penetapan tersangka oleh pihak Polresta sendiri, kata Wakasatreskrim, setelah pihaknya melakukan penyelidikan sekaligus pengumpulan bukti berupa visum dari pihak korban.

“Kami telah melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti hingga akhirnya menetapkan Junaedi Mulyono warga Ponggok RT. 01/ RW. 02 Polanharjo, Klaten sebagai tersangka,” kata Wakasatreskrim, Sabtu (15/11).

Sebelum ditahan, lanjut Wakasatreskrim, Junaedi diperiksa penyidik sebagai saksi. Setelah mendapat alat bukti yang cukup dia ditetapkan sebagai tersangka. Sebagaimana diatur dalam Pasal 21 KUHAP, terang Wakasatreskrim, alasan penahanan Junaedi karena dikhawatirkan dia akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, dan mengulangi tindak pidana lagi.

“Tersangka belum menunjuk pengacara. Penyidikan masih kami lakukan,” terang Wakasatreskrim mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol. Iriansyah.

Atas perbuatannya yang memukul Rusdi hingga mengakibatkan luka berat di muka, Kades Ponggok, Polanharjo, Klaten tersebut dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge