0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua Umum PBNU: Ahok itu Sah Dipilih Rakyat DKI

Rapat pengesahan Ahok jadi Gubernur DKI (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj berharap Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjaga etika, terlebih usai dilantik sebagai gubernur.

“Saya sarankan Ahok mengubah sikap dan cara bicara. Bagaimanapun di Jakarta itu banyak ulama, habaib, pesantren, tolong dihormati,” kata Said Aqil di Jakarta, Jumat (14/11).

Dia mengatakan, pihaknya dan masyarakat DKI akan mendukung Ahok sebagai gubernur DKI. “Ahok itu sah dipilih rakyat DKI, jadi harus didukung dan dihormati,” ujar Said Aqil.

Namun, lanjut dia, bukan berarti Ahok boleh bersikap semaunya, apalagi menyinggung perasaan warga yang dipimpinnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PP PSNU) Pagar Nusa Aizuddin Abdurrahman mendesak Ahok berbenah.

Gus Aiz, demikian cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari ini akrab disapa, menilai sikap Ahok tidak mencerminkan diri seorang pemimpin.

“Pemimpin itu tindakan, ucapan dan hatinya harus meneduhkan dan mengayomi. Jangan sampai yang dijalankan dan diucapkan membuat resah, apalagi menimbulkan perpecahan rakyatnya,” kata Guz Aiz.

Gus Aiz juga mengingatkan Front Pembela Islam (FPI), yang saat ini berseteru dengan Ahok, agar juga berbenah diri jika tidak mau dibubarkan.

Tak hanya itu, kata dia, FPI harus mengubah metode dakwahnya dan menjauhi tindakan kekerasan yang justru merusak citra Islam.

“FPI harus mencontohkan dakwah Islamiyah yang benar. Jika tidak, akan merusak generasi mendatang,” jelas Guz Aiz.

Menurut dia, FPI juga harus mengakui realitas keberagaman di DKI khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Ketika mereka menolak Ahok karena alasan non-Muslim, itu rasialis. Ungkapan itu merusak tatanan keberagaman di Indonesia. NKRI dibangun atas dasar ‘rahmatan lil ‘alamin’ (kebaikan bagi seluruh alam),” terang Aiz. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge