0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bangun Tol Laut, Jokowi-JK Batasi Keterlibatan Asing

Kapal (merdeka.com)

Timlo.net – Kementerian PPN/Bappenas bakal mematangkan konsep tol laut dalam dua bulan terakhir 2014. Setelah itu, konsep bakal dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

“Konsepnya sudah ada, tapi kami masih punya waktu untuk mengundang para pakar mematangkan konsep poros maritim,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago, saat acara temu media 2014, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/11).

Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas, Dedy Supriadi Priatna mengatakan, pihaknya berkeinginan sebagian besar proyek tol laut direalisasikan investor nasional. Keterlibatan investor asing dibatasi hanya di pengembangan dua hub internasional, Pelabuhan Kuala Tanjung dan Bitung.

“Saat di China kemarin, Presiden Xi Jinping tidak sepakat soal ini. Dia ingin China bisa terlibat hingga di pelabuhan yang ada di dalam seperti Tanjung Priok, Belawan,” katanya.

Selain dua hub internasional itu, Dedy menjelaskan, ada enam pelabuhan utama rencananya dijadikan tulang punggung tol laut, yakni, Pelabuhan Tanjung Priok, Belawan, Sorong, Tanjung Perak, Batam dan Makassar.

“Pelabuhan ini bakal jadi tempat hilir-mudik kapal-kapal besar. Jadi perlu dilakukan pengerukan, perluasan dermaga dan penambahan kapal-kapal besar nasional,” katanya.

Secara keseluruhan, menurut Dedy, megaproyek tol laut ditaksir membutuhkan investasi USD 424 miliar. Itu termasuk pengembangan dua hub internasional, enam pelabuhan utama dan 24 pelabuhan pengumpul.

“Pak Jokowi menghitung bisa sekitar USD 700 miliar. Itu mungkin sudah termasuk pengadaan kapal-kapal.besar nasional.” [noe]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge