0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kades Ponggok Ditahan, Pelayanan Warga Tetap Jalan

Kantor Kepala Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Kepala Desa (Kades) Ponggok, Polanharjo, Klaten, Junaidi Mulyono (38) ditahan di sel Polresta Solo, Kamis (13/11) lalu. Sekretaris Desa (Sekdes) Ponggok, Yani Setiyadi belum mau memberikan komentar mengenai kasus yang tengah
menimpa Kadesnya itu.

Saat ditemui di kediamannya, Jumat (14/11) sore, Yani mengaku belum bisa memberikan komentar. Pasalnya ia mengetahui informasi penahanan iti melalui berita yang berseliweran di internet. Kendati demikian, ia menyatakan, ada atau tidaknya Kades, jalannya roda pemerintahan Desa Ponggok tetap berjalan seperti biasa.

“Saya malah mengetahuinya dari masyarakat, yang membaca berita di internet. Ketika Kades tidak di tempat, otomatis Sekdes yang mewakilinya. Prinsipnya saling mengkaver demi pelayanan kepada warga,” katanya kepada Timlo.net.

Meski dirinya siap mengisi kekosongan Kades, lebih lanjut Yani menjelaskan ada persoalan administrasi yang tidak bisa ia tanda tangani. Hal itu terkait penandatanganan surat nikah dan akta jual beli tanah.

“Kebetulan hingga saat ini belum ada masyarakat yang mengajukan kedua hal itu. Jika pun ada, ya kita antarkan Polresta Solo untuk minta ditandatangani Pak Kades. Lantaran hal itu memang tidak boleh diwakilkan,” jelasnya.

Pantauan Timlo.net di kediaman Sekdes Ponggok itu, beberapa perangkat desa setempat sedang berkumpul. Mereka berencana menjenguk Junaidi Mulyono sebagai bentuk solidaritas warga Ponggok.

“Ini teman-teman perangkat desa mau menjenguk Pak Kades. Selain bentuk solidaritas, kami juga ingin memberikan dukungan moril dan mengetahui duduk permasalahannya. Kami pun meminta masyarakat agar tidak berspekulasi
terkait statusnya, sebelum ada ketok palu dari pengadilan,” pungkas Sekdes Yani Setiyadi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge