0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rully: Tidak Ada Bantuan Bagi Petani Ikan WGM

Kepala Disnakperla Wonogiri Rully Pramono Retno (dok.timlo.net/aris)

Wonogiri — Suhu air di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri yang tidak menentu belakangan ini membuat kematian ikan di keramba apung milik petani ikan WGM masih terus berlanjut. Tercatat sampai hari ini kematian ikan sudah mencapai sekitar 60 ton.

Pihak Disnakperla Wonogiri menyebutkan suhu air atas WGM saat ini mencapai 38 derajat Clcius, sedang suhu air dalam berkisar 25 derajat Celcius. Perbedaan suhu yang mencolok itulah yang memicu kematian ikan. Selain itu pula lokasi keramba apung sendiri diklaim tidak tepat. Dsnakperla menegaskan, tidak akan memberikan bantuan bagi para petani ikan.

“Idealnya suhu normal untuk budidaya ikan air tawar berkisar pada 28 derajat dan 32 derajat Celcius,” ungkap Kepala Disnakperla Wonogiri Rully Pramono Retno saat dijumpai Timlo.net, di ruangannya, Jumat (14/11).

Pihak Disnakperla juga menyebut lokasi keramba apung tersebut tidak layak. Pasalnya kondisi lokasi keramba berada perairan yang dangkal. “Seharusnya lokasi keramba apung yang benar itu pada kedalaman 8 meter ,sedang keramba apung yang ada saat ini hanya sekitar 3 meter kedalamannya,” kata Rully.

Kematian ikan bila ditotal, masih lanjut Rully, mencapai puluhan ton dan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Disnakperla Wonogiri tidak akan mengusahakan bantuan. Pasalnya petani ikan di keramba apung tersebut merupakan petani yang sudah mapan dan kuat, dalam artian permodalannya. Dicontohkan, setiap satu unit keramba apung, petani harus mengeluarkan dana sebesar Rp 50 juta, itu pun belum termasuk benih ikan. Maka, wajar saja kalau petani ikan keramba apung tergolong petani bermodal besar.

“Tidak ada bantuan, mereka sudah kuat dari segi permodalan. Tapi untuk bantuan penebaran benih ikan di perairan umum (WGM) tetap ada, dan juga bantuan benih untuk kolam ikan milik warga miskin juga ada setiap tahunnya,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge