0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

OJK Solo: Waspadai Tawaran Investasi!

Kantor OJK Solo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Terkait dengan adanya temuan 218 perusahaan investasi bodong, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat untuk waspada agar tidak mudah tergiur dengan penawaran dan untung yang dijanjikan.

Kepala OJK Solo, Mulyadi mengatakan temuan OJK pusat terhadap perusahaan investasi yang tidak memiliki ijin beberapa waktu lalu menjadi perhatian tersendiri bagi OJK Solo untuk terus memantau dan mengimbau masyarakat agar waspada.

“Meskipun sejauh ini OJK Solo belum ada temuan dan laporan dari masyarakat namun kami tetap mengimbau agar masyarakat waspada. Jika ada hal yang tidak beres atau bermasalah, bisa melapor kepada kami mengenai investasi keuangan tersebut,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (13/11).

Ia menyampaikan hal itu lantaran untuk saat inic ukup banyak penawaran investasi yang beredar di masyarakat, dengan tawaran yang sangat menggiurkan. “Secara rasional mestinya untung itu hanya di kisaran dua hingga tiga persen dari nilai investasi, jika lebih dari angkat ersebut mestinya patut untuk diwaspadai,” paparnya.

Menurutnya, keuntungan dua hingga tiga persenitu mengambil patokan dari pihak perbankan, karena mereka punya perhitungan detail untuk melihat untung dan ruginya. “Kenapa mesti perbankan, sebab yang sudah berjalan serta dipercaya oleh masyarakat disamping juga mengatahui resikonya,”ujarnya.

Selian itu ia menambahkan, jika ditemukan ada perusahaan yang tidak memiliki ijin atau ada keluhan dari masyarakat pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut. “Kita akan melakukan teguran. Namun jika masih memaksa maka bukan tidak mungkin akan kita bekukan. Namun perlu menjadi catatan bahwa tidak semua penawaran investasi merupakan kewenangan OJK, karena kita hanya yang menyangkut investasi keuangan saja,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge