0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Obyek Pajak Ganda, Pemkab Validasi Ulang

(Ilustrasi) Sosialisasi pajak (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Karanganyar – Piutang tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) daerah Karanganyar mencapai Rp 36 miliar, pemerintah kabupaten (Pemkab) pun terus melakukan validasi data obyek pajak. Pasalnya, jumlah tunggakan sejak 2002 hingga 2012 berpeluang berobyek ganda. Validasi itu ditarget selesai akhir 2014 ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, mengatakan jumlah Rp 36 miliar itu kumulatif, dari sekira sepuluh tahun, baru tahun ini pihaknya menerima peralihan dari kantor pajak pratama, sehingga kemungkinan obyek pajak ganda sangat besar.

“Tugas kami sangat berat harus memilah-milah data, sehingga tak ada data obyek pajak yang dobel,” ungkapnya, saat ditemui wartawan, Kamis (13/11).

Obyek ganda itu, digambarkan Samsi ketika salah seorang pembayar pajak berganti nama dan belum terpisah, kemudian terbit dalam nomor pajak baru. Dengan demikian, terjadi dobel identitas, semestinya hanya cukup dipungut kepada salah satu nama saja.

“Oleh karenanya, saat ini sedang dilakukan verifikasi oleh pemungut pajak. Termasuk dengan mengerahkan dari tim pamong desa untuk pendataan masing-masing daerahnya,” sebutnya.

Dikatakan Samsi, pihaknya menargetkan verifikasi hingga validasi data pembayar pajak rampung akhir tahun ini. Soal uang pajak masuk nanti, tidak serta merta seluruhnya masuk ke kas daerah.

“Nanti akan masuk bertahap ke daerah, kalau sudah ketemu kan memperbarui obyek pajak. Hal yang terpenting validasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge