0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SMA/SMK Diambil Pemprov, Aset Tanah Tetap Milik Pemkot

Ilustrasi sekolah (dok.timlo.net/agung)

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan rencana pengalihan pengelolaan pendidikan menengah (SMA/SMK) dari pemerintah kota ke pemerintah provinsi (Pemprov) hanya berupa aset nontanah. Aset tanah tetap menjadi milik Pemkot.

“Soal pengalihan ke provinsi itu yang kita serahkan siswa, tenaga pendidikan guru dan aset, kecuali tanah,” kata Walikota Solo, Hadi Rudyatmo, saat ditemui Timlo.net usai persetujuan Rancangan APBD 2015 di gedung dewan, Kamis (13/10).

Dengan demikian, sambung Rudy, sapaan akrab walikota, aset diserahkan ke Pemprov hanya bangunan sekolah saja. Nantinya penyerahan aset berupa bangunan itu juga ditukar guling dengan aset Pemprov di Solo.

“Jadi hanya bangunannya saja. Ben ijol-ijolan (biar tukar-tukaran) dengan Pak Gubernur aku. Gantinya bisa saja Balaikambang atau yang lain,” ujarnya.

Rudy menambahkan, setelah MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemprov dilakukan, pihaknya juga bakal menghitung anggaran dialokasikan untuk pendidikan menengah di 2015. Anggaran itu terutama menyangkut anggaran Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS).

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Solo, Etty Retnowaty, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan aset SMA, SMK dan SLB untuk nantinya dialihkan ke Pemprov.

“Solo memiliki delapan SMA, sembilan SMK dan satu SLB. Memang provinsi sudah minta untuk mempersiapkan. Ini baru konsentrasi untuk SLB. Pendataan meliputi aset, guru. Kalau SLB itu kan memang sebetulnya sudah dikelola provinsi, tapi baru yang negeri termasuk gurunya. Nah guru SLB negeri yang di swasta itu kan belum masuk, sekarang kami serahkan semua,” jelas Etty.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge