0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganjar Sebut Pernyataan Rudy Timbulkan Kegaduhan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (dok.timlo.net/daryono)

Timlo.net – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo menyebut pernyataan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo soal penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hanya menimbulkan kegaduhan saja. Ganjar juga menyebut pernyataan tersebut prematur.

“Jika Jakarta sudah berkomunikasi dengan bupati, walikota dan gubernur maka tidak akan muncul pernyataan yang prematur-prematur itu,” papar Ganjar Pranowo di Gedung Perhutani Jateng, Kamis (13/11).

Ganjar juga menyatakan, tidak hanya pernyataan Rudy saja, pernyataan dari beberapa elemen lain juga membuat kegaduhan. Padahal, pemerintah Jokowi-JK bersama kabinet kerjanya sampai saat ini belum memutuskan berapa nilai kenaikan BBM-nya nanti.

“Apakah dari Jakarta? Jakarta kadang-kadang juga prematur ini. Kita mau naik, geger. Mbok meneng wae langsung dinaikan khan ra popo to? (Diam saja langsung dinaikkan saja tidak apa-apa kan?)” ucap Politis PDIP ini.

Ia menghimbau, sebelum memutuskan dan menetapkan kenaikan harga BBM, Jokowi mengundang kepala daerah di Indonesia untuk diajak bicara. Sehingga penetapan kenaikan harga BBM bisa secara pasti dihitung dan disesuaikan dengan kondisi kabupaten/kota atau propinsi di seluruh Indonesia secara valid.

“Makanya sebelum diketok akan lebih baik presiden mengundang minimal gubernur sehingga gubernur membicarakan ini dengan Bupati dan Wali kota. Atau boleh juga mengundang Bupati dan Wali kota langsung jadi bisa disampaikan kondisi-kondisi daerahnya dan presiden akan dapat data valid,” pungkasnya.  [hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge