0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panglima TNI Beri Peringatan Militer Singapura

Panglima TNI, Jenderal Moeldoko (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Panglima TNI Jenderal Moeldoko meminta kepada Singapura untuk tidak melibatkan warga negara Indonesia (WNI) di negara itu mengikuti wajib militer. Dia mengaku sudah memberi peringatan pada Panglima Angkatan Bersenjata Singapura Letjen Ng Chee Meng.

“Saya waktu telepon dengan Pangab Singapura saya bilang, ‘hati-hati kamu harus lakukan evaluasi dengan baik karena tidak menutup kemungkinan hal seperti ini bisa terulang lagi tahun depan’. ‘Kalau itu yang terjadi kita akan lakukan langkah-langkah yang lebih keras’,” tegas Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (13/11).

Menurut Moeldoko, langkah-langkah diplomatis sudah dilakukan dengan pihak Singapura. Selain itu, dia juga mengaku sudah berkonsultasi dengan kementerian hukum dan HAM juga sudah dilakukan.

Moeldoko mengatakan adanya forum pangab memudahkan komunikasi jika terjadi hal seperti ini. Untuk itu dia mengingatkan agar negara-negara tetangga tak sembarangan saat menerapkan wajib militer

“Kita punya forum pangab se-Asean, di situ kita bisa komunikasikan biasanya langsung kita telepon,” tutur mantan Pangdam Siliwangi itu.

Saat ini dua WNI, CHJ dan AJ sudah dideportasi usai kedua negara menggelar latihan gabungan bertajuk Safkar Indopura di Magelang, Jawa Tengah. Namun untuk kewarganegaraan keduanya Moeldoko menyerahkan ke kementerian terkait.

“Sudah, sudah dideportasi ke sana (Singapura). Kalau itu (status kewarganegaraan) urusan Kemenkum HAM,” tandasnya. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge