0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Renovasi Kantor BPSK, Kejari Periksa 21 Saksi

Kepala Seksi (Kasie) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Solo, Erfan Suprapto (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo telah memeriksa sebanyak 21 orang saksi terkait dugaan pelanggaran renovasi kantor Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Solo.

Kasipidsus Kejari Solo, Erfan Suprapto mengatakan, para saksi itu seperti pihak CV Sandy Prayoga selaku pelaksana pekerjaan, Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), sejumlah Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), Pemeliharaan dan Pengadaan dari Disperindag dan Kepala Disperindag kota Solo. Berdasar hasil pemeriksaan dan pengecekan lapangan, kata Erfan, diketahui setidaknya ada lima jenis pekerjaan yang diduga dikerjakan tidak sesuai kontrak. Meski begitu, dirinya masih enggan untuk membeberkan lima jenis pekerjaan tersebut.

“Ditemukan adanya pengembalian selisih dana dari kontraktor atas satu item pekerjaan yakni pengejaan kanopi. Selisih yang dikembalikan sekitar Rp. 1,5 juta. Jika ada hal tersebut, tidak menutup kemungkinan ada item pekerjaan yang lain,” ucap Erfan kepada wartawan, Kamis (13/11) siang.

Sebelumnya diberitakan, pelaksanaan renovasi kantor BPSK yang terletak di Jalan Transito No 24A, Pajang, Laweyan, Solo dipegang oleh CV Sandy Prayoga, Solo. Renovasi terdiri atas 10 item pekerjaan, yakni pekerjaan persiapan, taman, pintu, plafon, dinding partisi. Lima pekerjaan lainnya yakni pekerjaan keramik, area kamar mandi, instalasi listrik, atap, dan cat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge