0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Baru Dibangun, Talut Lapangan Tangen Ambrol

Kondisi talut lapangan Tangen yang ambrol (Dok. Timlo.net/Agung)

Sragen – Warga Kecamatan Tangen, Sragen, nekat menanam padi di lapangan sepakbola setempat. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap proyek penataan lapangan Tangen dinilai amburadul. Pasalnya, baru dua pekan selesai dibangun, talut lapangan sepanjang 50 meter itu sudah ambrol.

Informasi di lapangan menyebutkan, proyek penataan lapangan menelan anggaran Rp 481 juta itu diduga menyalahi bestek. Ambrolnya bangunan baru berumur dua pekan membuktikan adanya kesalahan bestek.

“Sebagai bentuk protes dengan kualitas penataan lapangan yang jelek dibuktikan dengan talut yang ambrol, kami menanam padi di lapangan ini sebagai lokasi yang tak layak untuk olah raga lagi,” kata Bambang Hermanto (46), warga Tangen, pekan ini

Ia mengungkapkan, kekesalan warga semakin menjadi lantaran lapangan awalnya berumput malah menjadi tanah batu berkerikil. Selain itu juga tidak dibangun pagar pengaman dalam lapangan. Sejak pembangunan lapangan tiga bulan lalu, praktis warga juga tak bisa lagi bermain bola.

“Bahkan lapangan baru ini malah berbatu, sehingga membuat anak-anak tidak bisa berolahraga maupun main bola,” ujar Bambang Hermanto.

Tokoh masyarakat setempat, Sri Wahono menambahkan, dalam proyek pembangunan itu jelas terkesan asal jadi. Ironisnya lagi, dari instansi terkait dalam melakukan pengawasan juga dinilai lemah.

“Maka sebagai bentuk kekesalan, warga mengusir enam petugas DPU yang mengecek proyek talut ambrol tersebut,” ujar Wahono.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge