0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

JK Tak Masalah Bank Mutiara Diobral Murah

Bank Mutiara (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Tinggal selangkah lagi, Bank Mutiara resmi menjadi milik perusahaan investasi asal Jepang, J Trust. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah melakukan uji kelaikan dan kepatutan kepada J-Trust sebagai calon pemegang saham pengendali (PSP) Bank Mutiara.

Hasilnya, J-Trust memenuhi kriteria calon PSP Bank Mutiara. Pihaknya juga sudah memberikan surat kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pembeli Bank Mutiara sudah bisa ditetapkan pada 21 November tahun ini sesuai dengan undang-undang.

Di balik itu beredar kabar J Trust membeli eks Bank Century itu dengan nilai Rp 4,5 triliun. Nilai pembelian ini masih di bawah dana talangan dikucurkan LPS sebesar Rp 8 triliun.

Kabar itu sudah didengar Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pandangannya, tidak ada masalah kalaupun nilai penjualan Bank Century di bawah nilai selama ini dikucurkan LPS.

“Karena memang itu UU harus dijual. Jadi penjualan itu disahkan UU. Dikatakan sekian tahun setelah dikelola LPS harus dijual. Berapapun harganya,” tegas Jusuf Kalla di kantor Wapres, Rabu (12/11).

JK sapaan akrabnya tidak menampik jika kondisinya demikian, negara dirugikan. Namun, kata dia, negara lebih dirugikan jika Bank Mutiara tidak segera dijual.

“Namanya kerugian makin lama disimpan makin besar ruginya kan,” ucapnya.

Dalam pandangannya, penjualan eks Bank Century itu harus dilihat dari konteks bisnis. Di mana risiko kerugian adalah bagian dari aksi bisnis.

“Ini bisnis tentu ada risiko. Bahwa perjanjian dengan J-Trust itu ada juga kondisi-kondisi yang mereka minta conditioning, tapi ada kondisi-kondisi tertentu. Itu wajar saja. Di mana-mana orang negosiasi ada prekondisi ada kondisi,” katanya. [noe]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge