0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Kuat Menanggung Beban, Suradi Gantung Diri

Suasana rumah korban ()

Karanganyar – Suradi (35), warga RT 6 RW 3 Nderman, Desa Karangmojo, Tasikmadu nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di dapur rumahnya, Rabu (12/11). Ia diduga tak kuat menanggung beban.

Di dekat jasad korban ditemukan tiga lembar kertas berisikan pesan kepada anak semata wayangnya. Pesan ditulis di tiga lembar kertas itu berbunyi:

”Maafin ayah selama iki ra tau iso nuruti opo sek mbok jaluk. Ayah iso nuruti penjalukanmu pas gajian tok, tapi sayang go mas Daffa melebihi apapun. Ojo tahu bantah perintah ibu lee… mugo-mugo dosane ayah diampuni Alloh SWT. Daffa ayah jaluk tulung dadio bocah sek sholeh,”

Jasad Suradi tergantung di seutas tali plastik, kali pertama ditemukan  Sutarmo (22), adiknya, sekira jam 12.00 WIB. Sebelum kejadian, Suradi bersama anaknya.

”Tadi hujan lebat. Tidak ada yang tahu kejadian itu,” jelas Legimin (59), orang tua korban.

Menurutnya, keluarga Suradi selama ini terlihat harmonis, tidak pernah terlihat cek-cok dengan istrinya.
”Sama sekali tidak ada firasat apapun. Keluarga tidak terlihat ada masalah,” jelas Legimin.

Kapolsek Tasikmadu AKP Ibariyadi menjelaskan, hasil pemeriksaan tim dokter dari puskesmas setempat tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal murni bunuh diri.

”Usai menerima laporan dari keluarga kami langsung melakukan evakuasi. Korban meninggal dengan cara gantung diri menggunakan tali plastik yang diikatkan di kayu rusuk dapur rumah,” jelas Kapolsek, ditemui di lokasi.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge