0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ternak Tikus yang Sangat Menjanjikan

Usaha peternakan tikus putih (dok.timlo.net/setyo pujis)

Karanganyar – Mungkin bagi sebagian orang tikus adalah binatang menjijikan atau bahkan salah satu hama yang pantas untuk dimusnahkan. Namun tidak untuk tikus putih yang satu ini, karena ternyata binatang perekat tersebut mempunyai peluang bisnis yang bisa dikatakan cukup menggiurkan.

Pasalnya, selain perawatanya relatif mudah, binatang ini banyak dicari banyak orang untuk kebutuhan pakan reptil dan praktek kedokteran.

Peternak tikus putih, Kuncoro mengatakan, dirinya menggeluti usaha ternak tikus putih atau yang biasa disebut mencit ini sejak tiga tahun lalu dari saran salah satu temanya yang memiliki piaraan hewan reptil. “Awalnya saya juga belum tahu kalau tikus putih ini mempunyai prospek usaha yang menguntungkan, Cuma karena teman saya waktu itu bingung mencari pakan untuk hewan reptil piaraanya akhirnya ia menyarankan saya untuk membudidayakan mencit ini,”terang laki-laki (54) ini kepada Timlo.net, Rabu(12/11).

Ia menuturkan dari usaha ternak tikusnya tersebut saat ini setiap minggu selalu kebanjiran pesanan, baik dari dalam maupun luar kota. Bahkan jika dikalkulasi dalam waktu satu bulan dirinya mengaku bisa menjual kisaran 700-an ekor mencit.

“Pangsa pasarnya selain dari mahasiswa Fakultas Kedokteran, saya membidik para komunitas hewan reptil, karena komunitas itu saat ini cukup tren bahkan di hampir setiap wilayah ada. Dan tak jarang saya juga melayani pesanan indukan bagi yang ingin melakukan budidaya sendiri,” ujarnya.

Adapun untuk cara budidaya ternak mencit sendiri. ia mengaku tidak merasa kesulitan karena tidak membutuhkan perawatan secara khusus dan media yang digunakan juga sangat sederhana. Yakni hanya menggunakan nampan plastik berukuran lebar 16 cm, tinggi 15 cm serta panjang 45 cm di atasnya ditutup dengan kawat stimin dan disusun bertingkat seperti rak dengan suhu udara 25 hingga 30 derajat Celcius.

“Satu media biasanya saya gunakan untuk 5 hingga 6 ekor tikus, dengan komposisi 1 jantan dan sisanya indukan betina. Dalam waktu kurang dari satu bulan jika dalam kondisi bagus, setiap induk bisa menghasilkan anakan 10 hingga 13 ekor. Baru setelah umur 2 minggu, anakanya dipisahkan ke tempat yang lebih luas,” jelasnya.

Sedangkan untuk harga jual tikus putih ia membanderol Rp 2.500 untuk umur satu bulan, Rp 3.000 untuk umur dua bulan dan Rp 5 ribu untuk indukan. Dari total indukannya saat ini yang mencapai kurang lebih 600 ekor, ia mengaku bisa mengantongi untung Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta setiap bulannya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge