0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Pembunuhan Mahasiwa Unisri Dipenuhi Anggota Perkumpulan Beladiri

Sidang kasus pembunuhan Kadidpiro di PN Solo, beberapa waktu silam (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sidang perdana kasus pembunuhan mahasiswa Unisri di PN Solo, Rabu (12/11),  dengan terdakwa Asep Buchoiri (21) dan Lutfi Tejo Putranto (33), dihadiri puluhan orang dari kelompok beladiri.

Pantauan Timlo.net, puluhan orang dari perkumpulan beladiri telah berkumpul sejak belum dimulainya sidang Sidang yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIB tersebut, langsung dipenuhi puluhan massa. Bahkan, sebagian dari mereka juga nampak di luar ruang persidangan lantaran tidak kebagian tempat duduk.

Salah seorang anggota perkumpulan beladiri, Basri (21) warga Kebon Agung RT 02/ RW 04 Ngesrep, Ngemplak, Boyolali mengaku penasaran ingin menyaksikan jalannya sidang perdana yang mengakibatkan salah seorang anggota perkumpulan meninggal dunia. Disamping itu, lanjut Basri, dirinya juga ingin mengawal jalannya sidang supaya keputusan dari Majelis Hakim tidak berat sebelah.

“Saya tadi dari Boyolali dihubungi teman untuk turut ikut menyaksikan jalannya sidang di PN Solo terkait penyebab meninggalnya salah seorang rekan dari perkumpulan persaudaraan kami yang brasal dari Sragen,” terang Basri kepada Timlo.net usai sidang perdana tersebut.

Usai digelarnya sidang, kelompok perkumpulan tersebut akhirnya berkumpul di depan PN Solo sambil menunggu hujan reda. Bertepatan waktu itu, mobil tahanan yang mengangkut dua terdakwa kasus pembunuhan itu melintas di hadapan kelompok tersebut. Sempat terjadi adu mulut antara kedua terdakwa yang berada di mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo dengan kelompok dari perkumpulan beladiri. Bahkan, beberapa anggota sempat mendatangi mobil tahanan. Namun, mobil tahanan itupun dengan cepat langsung tancap gas membawa para tahanan supaya tidak terjadi hal yang tidak diharapkan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge