0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluyuran Saat Jam Kerja, 20 PNS Terjaring Razia

Razia PNS di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)
Boyolali — Sebanyak 20 Pegawai Negeri Sipil Pemkab Boyolali terjaring razia sedang keluyuran di sejumlah tempat saat jam kerja. Mereka sebagian  besar terjaring di sejumlah pasar tradisional dan swalayan. PNS yang terjaring kemudian didata dan dilakukan pembinaan. Razia PNS ini digelar oleh tim gabungan, Satpol PP dan Badan Kepegawaian Daerah ( BKD ), Rabu (12/11).
Kepala BKD Boyolali, Karsino menjelaskan, kegiatan dimaksudkan untuk meningkatkan disiplin PNS. Razia dilakukan di sejumlah pasar tradisional dan pasar swalayan. Sasarannya adalah PNS yang keluar kantor saat jam kerja.“Tercatat sebanyak 20 PNS yang terjaring razia, namun ada pula beberapa karyawan yang berstatus wiyata bakti atau guru tidak tetap (GTT),” katanya usai razia.Menurut Karsino, dari pernyataan yang disampaikan para PNS yang terjaring razia, mereka mengaku berada di luar kantor karena ada keperluan. Misalnya, karena menghadiri pertemuan atau rapat dan kemudian mampir belanja ke pasar atau warung. “Ada yang membeli sayuran dan ada pula yang berkilah membelikan susu untuk anaknya.”

Namun demikian, alasan yang bersangkutan akan dicek silang lebih lanjut dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Tujuannya, untuk memastikan bahwa mereka berada di luar kantor saat jam kerja karena memang sedang ada tugas luar.

“Kami senantiasa mengingatkan agar PNS tetap berada di kantor selama jam kerja. Jika ada tugas luar harus membawa serta surat tugas,” kata Karsino.

Para PNS ini akan dijatuhi sanksi disiplin sesuai dengan PP 53/2010 tentang Disiplin Pegawai, khususnya melanggar kehormatan pegawai. Namun  sanksi akan dijatuhkan setelah ada konfirmasi dari SKPD masing-masing PNS yang
tertangkap. Selain itu,mereka juga diwajibkan membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Karsino juga mengajak seluruh kepala SKPD terkait untuk turut membina para PNS di masing- masing SKPD. Tujuannya, agar pola pembinaan disiplin berjalan lebih optimal mengingat SKPD terkait lebih mengetahui kondisi maupun tugas PNS.

Pihaknya juga berencana rutin melakukan razia dengan dengan waktu yang tidak terjadwal pasti. Ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan bocornya razia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge